CERPEN ASCARYA 1719
Ingatan berdasar peristiwa yang sangat indah dan menyentuh semangat berbangsa dan bernegara itulah yang menggugahkan untuk menuliskan buah pengalaman. masih lekat dalam ingatan bahwa melalui seleksi yang dilakukan sekolah, maka saat itu diriku terpilih menjadi salah satu siswa yang dipercaya untuk menjadi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (PASKIBRAKA) Sang Saka Merah Putih, atau ada yang menyebut Paskibra, pasukan pengibar bendera.
Awal mula terpilih, senang bangga namun apa ayng harus saya lakukan setelah masuk menjadi anggota paskibraka waktu itu merupakan sebuah tangtangan diri untuk bisa berbuat optimal. Persiapan mental harus dipunyai setiap siswa, disamping persiapan fisik juga harus terpenuhi sehingga semuanya berjalan untuk memenuhi harapan. Setelah berhari-hari, berminggu hingga beberapa bulan secara rutin pelatiham dilakukan akhirnya menjadi terbiasa dan bisa.
Itu semua berkat kemaun, ketekunan dan banyak belajar dari kesa;ahan-kesalahan terutama membangun sikap dalam kebersamaan tim seperti baris berbaris, memposisikan diri dalam peran sesuai masing-masing. Sangat beruntung kita satu kelompok/organisasi paskibraka mendapatkan pelatihan dari kalnagn yang punya kompetensi yaitu dari pihak TNI setempat. Walaupun tidak dilatih berperang, namun penanaman sikap disiplin diri dan disiplin kelompok/korp.
Tegap-tegas dan sigap menjalankan setiap intruksi, kebersamaan dalam langkah, maksud dan tujuan telah menjadiakn kebiasaaa yang belum pernah dipeoleh sebelumnya. Bagi kalangan umun yang belum memahami, mungkin saja latihan-latihan yang dilakukan Paskibraka ini dianggapnya sebagai Pramuka atau sejenisnya. Padahal lebih dari itu, Paskibraka merupakan sebuah tim khusus yang sengaja dibentuk dan bertugas untuk mengoibarkan bendera Sang Saka Merah Putih.
Tentunya juga pada proses pengibaran bendera yang dilakukan ini tidak secara asal-asalan, melainkan sebuah proses yang dijalankan secara tertata, terstruktur dalam sebuah sistem terbatas sehingga kesungguhan hirmat terhadap Sangsak Merah Putih sebagai bagian penting dalam setiap upacara dapat berlangsung khidmat. Sungguh telah menjadikan suatu pengalaman dan merupakan suatu kebanggaan tersendiri sejak diriku masuk menjadi anggota Paskibraka.
Terutama pengalaman dan kebanggaan batin di mana jiwa cint atanah air semakin tertanam dalam hati, bangga pula bahwa bangsa dan negara indonesia adalanh wadah kita bernaung, milik kita bersama, yang harus dijaga dan dipertahankan keberadaannya. Disamping kebanggaan batin yang tak terhingga nilainya itu, ada pula kebanggaan yang ditandai perubahan sikap. Menjadi anggota paskibraka diamna latihan-latihnnya berlangsung secara rutin/berkelanjutan.
Ternyata telah ikut membentuk prilaku seeorang menjadi semkin percaya diri, berdisiplin, tertib, membangun kekompakan, bekerja sama/bergoyong royong, tegas dan tegap malengkah, tidak menjadi manusia cengeng (apalagi bermanja-manja). Itulah selintas pengalaman yang pernah saya alami yang dapat saya petik ketika menjadi anggota paskibaraka. Pengalaman yang membawa manfaat terutama dalam memupuk rasa cinta tanah air indonesia, memperkuat persatuan dan kesatuan menuju kejayaan bangsa indonesia.





